Salah satu hal heboh selain Safa nangis adalah ritual mandi.
Berhubung satu rumah nggak ada yang punya pengalaman mandiin bayi (waktu saya kecil, yang mandiin saya adalah Mbah Mah yang sekarang udah pulang ke Jember), sama sekali kita nggak ada ide gimana cara mandiin bayi. Jangankan mandiin, ganti popok aja nggak paham mana yang depan mana yang belakang.
Alhamdulillahnya lahiran di BWCC adalah walaupun saya SC dan sempat diinapkan di RS Permata Ibu, kami dapat jatah satu hari menginap di BWCC. Di sana dapat kelas privat untuk laktasi (baru tahu selama dua hari di RS Permata Ibu, cara saya ngasih ASI gagal total. Pantes payudara saya kencang sekali rasanya), kunjungan dokter kandungan, kunjungan dokter anak, dan kalau pagi bisa ngeliat (sambil minta ajarin) bidannya yang sedang mandiin dan bedong Safa. Plus ada satu hari homecare (si bidan datang ke rumah).
#Anatomi vagina dan anus
Semenjak mandiin kakak Safa, saya baru lebih paham soal anatomi bagian dalamnya perempuan, baik vagina maupun anus. Untuk anak perempuan, bagian vaginanya suka ada putih-putih yang nyempil dan agak susah buat bersihinnya. Karena ayahnya nggak paham sakralnya bagian tubuh ini, untuk pembersihan vagina biasanya tetap sama saya, ayahnya nggak berani. Waktu pertama kali, ayahnya nggak paham kalau bersihin anus itu nggak boleh ke depan ke arah vagina karena area itu sensitif (sampai yang udah tua pun). Banyak penyakit yang bisa masuk lewat saluran itu karena dia terhubung ke rahim dan juga kantung kemih. Kalau anus kan hanya tempat sisa, jadi mau dibersihin pakai apa juga aman-aman saja.
Jadilah saya ngomel-ngomel pas lihat cara ayahnya bersihin anus pertama kali. *ngomel-ngomel manja sih. wkwk*. Lebih panas dingin lagi waktu tahu habis itu keluar cairan putih semacam keputihan. Kalau untuk perempuan yang sudah besar, keputihan itu biasa keluar kalau area itu kotor, mungkin cairan keputihan adalah zat alami yang diciptakan tuhan untuk menyeimbangkan kadar kebersihan perempuan. Tapi saya panas dingin begitu tahu Safa juga sudah keluar keputihan. Alhamdulillah kata dokter itu aman. Alhamdulillah kejadian itu cuma berlangsung sampai hari ke 5.
#Bentuk pampers
Baru tahu, pampers a.k.a popok ada beberapa macam jenisnya. Baru tahu juga, diapers itu ya popok ya pampers, cuma beda bentuk aja.
Hari pertama di BWCC, saya sudah harus ganti popok sendiri (di RS Permata Ibu selalu digantiin suster). Heboh lah saya sama ibu saya waktu Safa nangis setelah terdengar suara pup.
"Mah, pampers di mana?"
"Ini ini"
"Duh ini gimana cara buka nya yak?"
"Gini kali.." kata mama "Eh, kok ngga bisa ditempel ya?"
"Ku panggil suster aja deh"
Sambil nunggu suster, saya nyobain lagi, nggak paham. Suster datang. Nunjukin cara pakai pampers. Owalaah gitu doang................. .___,
"Sekalian dibedong ngga mba?"
"Bedong aja sus (biar ngga nangis. wkwk)"
#Mandi
Senin, April 22, 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 any question or statement?:
Posting Komentar