Sabtu, April 06, 2019

Babak baru kehidupan dimulai

Diposting oleh ghea utari di Sabtu, April 06, 2019
Rasanya aneh melihat apa yang bersemayam di rahim saya selama 41 minggu saat ini tidur lelap di samping ayahnya. Dua manusia ini. Mereka malaikat atau manusia, sih?

Safa Nuradiba Adhitama, perkenalkan, dia makhluk hidup baru di dunia. Ada ruh yang ditanam di dalam rebusan sperma dan ovum miliknya. Masih suci, bersih. Saat ini hobinya adalah ngolat ngolet dan sering merengek "eh, eh, eh" kalau kakinya tertahan bedong.

"Assalamu'alaikum, kakak" Ayahnya sering menyapa dia seperti itu, dari mulai di kandungan sampai sekarang kalau sedang menangis sebelum mandi. Laki-laki memang kurang pandai mencari topik. Atau memang dalam satu sapaan itu terkandung berjuta cinta untuk disampaikan?

Ah, rasanya masih seperti mimpi. Seperti mimpi, ada amanah baru yang harus dirawat dan dijaga beberapa tahun ke depan.

Seperti mimpi, ada bayi yang selalu menggemaskan melihat ia mencari-cari puting susu ibunya di saat lapar.

Seperti mimpi, ada permainan baru yang tidak bisa kita pause atau replay jika kita gagal memainkannya. Apalagi kita left semau kita jika sudah bosan. Permainan baru ini harus diselesaikan sampai akhir, hayat.

Dimulai dari kontraksi itu muncul, hidup ini bukan lagi hanya tentang dua insan yang sedang dimabuk cinta, melainkan juga tentang jiwa yang sedang berjuang mencari jalannya di rahim seorang ibu. Bukan lagi hanya tentang saya dan dia, tapi tentang kita, bertiga, menjadi sebuah tim sampai satu per satu kami gugur. Bukan karena ingin gugur, tapi mungkin kami tidak bisa menyelesaikannya di waktu yang sama.

Saya masih melow melihat dua malaikat ini. Ah, rasanya benar-benar seperti mimpi. Apakah kami bisa menjadi orang tua yang baik? Apakah Safa bisa tumbuh jadi manusia yang bermanfaat? Allahualam.. Bismillah.. perjalanan baru dimulai.

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei