Sabtu, Maret 24, 2018

Diposting oleh ghea utari di Sabtu, Maret 24, 2018
Jadi ceritanya sote ini entah kenapa saya lelah sekali. Habis magrib, langsung tidur. Bangun-bangun, antara sadar dan tidak.

Seolah-olah saya hanya hidup sendirian, tidak ada mama. Seolah-olah hidup saya berubah seperti kondisi sudah menikah. Saya mendadak belum siap, rasanya baru tadi pulang dari kantor. Lalu mama masuk, mengajak ke "kamar baru" yang sedang di cat.

Rasanya malah mama yang lebih banyak menyiapkan pernikahan ini. Rasanya campur aduk, lebih banyak merasa bersalah.

Rasanya belum siap, memikirkan suatu hari nanti, siapa yang akan lebih cepat dipanggil, mama atau saya. Kalau mama, apa saya siap jadi seorang mama seperti mama sekarang? Belum bisa masak, belum bisa mandiri..

Rasanya.. kemarin itu saya mau menikah hanya karena mau menikah. Yang awalnya siap, karena banyak syarat a b c d, kesiapan itu jadi hilang pusing dengan syarat.

Nanti kalau saya punya anak, kalau memang sudah mau menikah, saya minta jangan lama-lama deh. Maksimal 3 3 bulan. Akad cukup, dan syukuran sederhana.

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei