Jumat, Juli 22, 2016

Happy Phi

Diposting oleh ghea utari di Jumat, Juli 22, 2016
Wow. Cukup lama juga saya ga nengok laman ini. Kondisi saya baik-baik saja kok sodara sodara. *kayak ada yang nanya aja*

Ehm.

Sepertinya sudah dua tiga minggu ini saya nggak pulang tenggo. Ceritanya sedang kelimpahan tugasnya mba deasy yang sudah resign. Ditambah proyek yang saya agak khawatir failed kalau tim MIS nggak bisa menangkap maksud saya. Ditambah tugas yang memang saya kerjakan di awal masuk.

Cuma, nggak setiap hari juga sih pulang malam. Dalam satu minggu, pasti ada hari di mana saya bisa menonton tetangga masa gitu di .net jam enam sore. Paling malam pun.. jam setengah 10 sudah sampai rumah. Masih bisa tidur 6 jam. Alhamdulillah. Kondisi saya baik-baik saja.

---

Sudah empat hari ini hujan terus. Dingin banget. Dan herannya, saya selalu memutuskan untuk pulang malam setiap bawa motor. Akhirnya, walaupun setelah hujan lebat berakhir, saya tetep pakai jas hujan. Nggak lupa juga pakai masker dan kaos kaki yang saya lupa pakai kemarin. Haah. Anget.

Cuma mungkin karena cuaca juga, semalem saya capek bingit. Sampe rumah, makan, langsung tidur. Lupa solat isya.

---

Lalu terbangun. Jam 01.46. Kebelet pipis. Sekalian ganti baju dan cuci muka karena semalam lupa bersih-bersih. Ambil wudlu, solat isya. Rebahan. Sambil bengong. Ini tanggal 22 yang ke 24 kalinya dalam hidup saya. Masih bisa melihat jempol kaki saya bergerak. Merasakan nafas yang agak sesak. Lalu bengong lagi. Sedih. Belum bisa jadi orang yang bermanfaat. Banyak waktu yang kebuang sia-sia. Belum bisa ngendaliin emosi. Belum bisa masak. Ini sudah tanggal 22 yang ke 24. Tinggal berapa kali lagi saya dikasih kesempatan? Takut.

Kipas angin kamar saya matikan. Dingin. Mungkin efek hujan lebat semalam. Kamu tahu kan bagaimana suasana ketika AC atau kipas anginmu mati? Nggak ada suara bising. Bahkan kamu bisa mendengar suara jangkrik dan suara hewan-hewan yang baru bangun di malam hari. Jadi bikin pengen tambah bengong lagi. Sudah lama nggak merenung.

Kadang, kangen banget masa-masa bisa jalan-jalan ngerandom sendiri dan bisa ngeliat orang lalu lalang. Suka aja. Seperti ngeliat kehidupan yang sedang berjalan. Kalau ngeliat orang lalu lalang, yang saya lakukan hanya mengamati mereka, lalu berkhayal seolah-olah melihat mereka dari atas, melihat mereka yang sedang berjalan ke sana kemari di jalanan yang berlika liku, mengalir, seperti darah yang lahir-mengalir- lalu mati, seperti antibodi yang memperbaiki, atau ada juga manusia yang seperti kanker mematikan.

Betul, saya kangen juga ternyata merasa bebas seperti itu. Kangen ngobrol dengan banyak orang. Mungkin itu kali ya yang membuat akhir-akhir ini saya ngerasa kurang hidup? Ruang bicara saya hanya itu-itu saja.

Sepertinya saya juga harus punya kegiatan lain di hari Sabtu. Kegiatan yang bisa membuat saya berinteraksi dengan orang lain. Biar bisa lebih merasa hidup. Biar ga sia-sia umurnya. Yeah.

Okesip.

Anyway. Dewasa ternyata bukan hanya masalah memaafkan diri sendiri, ya? Melainkan juga merayakan diri sendiri *halah bahasanya*. Kedengarannya menyedihkan, tetapi akhir-akhir ini baru memahami bahwa hal-hal kecil pun patut dirayakan, walau hanya dengan ucapan selamat atau syukur dari diri sendiri. Tidak perlu menunggu orang lain. Bahagia kita kan munculnya dari hati kita. Alhamdulillah.. Terima kasih atas kesempatan yang Engkau beri. Happy phi! Untuk saya. Fuh. *niup hp sendiri*

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei