Hei, kamu tahu? Waktu aku kecil, kalau aku takut, aku akan bangun, lalu menghampiri ayah. Tidur dibawah ketiaknya. Lalu ayah bercerita apa saja. Sambil mengocok kartu domino. Katanya sedang meramal.
Kata ayah, kalau aku pintar, aku bisa jadi apa saja yang aku inginkan. Katanya, kalau ada uang di bawah meja untuk menyogok aku, aku harus hiraukan. Katanya, aku tidak cocok jadi pekerja. Kalaupun harus jadi pekerja, ya, harus jadi atasan. Katanya, kalau ada bintang jatuh, malaikat sedang menendang setan keluar dari pintu surga.
Iya, ayah berbicara seolah-olah aku bukan anak kecil. Seolah-olah ayah sedang berbicara dengan anak gadisnya yang berumur 12 tahun, 17 tahun, atau bahkan 24 tahun. Lalu lama-lama, takutku hilang.
Ya, membuat aku hilang dari rasa takut memang tidaklah susah. Hanya butuh orang seperti ayah, atau mama, atau kamu.
Sampai ketemu di hari Sabtu.
Hah.. Aku paling benci hari Minggu malam.
---
Ciledug, Minggu Malam, Akhir Juli 2016.
Yey! 6 hari lagi hari Sabtu!
Sampai bertemu.
---
O iya, sepertinya ada satu foto yang wajib banget ditaruh di sini. Buat kenang-kenangan. Hoho
Minggu, Juli 31, 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 any question or statement?:
Posting Komentar