Wilona belum datang. Ngajar nggak ya, ngajar nggak ya. Si mama bilang nggak usah. Tapi itu anak-anak berisik banget. Ah, siap-siap aja deh.
Itu kelas satu dua yang kayak titanic lewat pas krakatau meletus, horor banget, tiba-tiba hening. Rupanya si mama habis marahin anak-anak kelas satu dua. Saya datang ke kelas mengendap-endap.
"Miiissss"
Ssstt.
"Kenapa miss??" bisik Noval
Jangan berisik. Saya pun berbisik.
"Miis.. sini.. deh.." ajak Muti dengan nada berbisik lalu mendekatkan mulutnya ke telinga saya, "emang kenapa sih nggak boleh berisik"
Nanti kelas sebelah keganggu. Ntar nggak bisa konsentrasi. Kasiaan.
"Miss.. cerita dong miiss" kata Noval sambil berbisik
"Iyaa miss.. cerita Malin Kundang" kata Abi juga masih berbisik
Kerjain duluuu.
Ini nih, gegara kebiasaan saya dongengin, lebih suka sesi dongeng dah daripada matematika. Wkwkwk. Jangan harap keadaan hening ini bertahan lama. 10 menit kemudian juga udah pecah lagi. Praaaanggggg.
Kamis, Maret 31, 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 any question or statement?:
Posting Komentar