"Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan. Sesungguhnya pada yang demikian terdapat tanda-tanda bagi orang beriman.
Maka berikanlah kepada kerabat dekat akan haknya, demikian kepada fakir miskin, dan orang-orang dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridhaan Allah, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung"
Ar-Rum: 37 - 38.
Kalau diitung-itung, bener juga. Padahal saya ngerasa masih jauh dari kata maksimal kerjanya, tapi alhamdulillah rezeki selalu ada kalau ga lupa bersyukur. Masih aja sering ngiri sama rezeki orang lain. Huh. Dasar manusia. Harusnya saya bersyukur jadi orang yang (insyaallah) termasuk yang dilapangkan rezekinya. Mau saya gimana pun, pembesar dan penyempit rezeki adanya dari Allah. Harusnya bangga dikasih amanah, tinggal ngejaganya aja.
---
Saya baru ngeh kalau ada satu sedekah yang belom pernah saya jalanin, yaitu sedekah untuk orang-orang yang dalam perjalanan. Wah, orang macem Mba Aya yang sering jadi tempat persinggahan orang-orang ke Belanda macam saya ini rezekinya berkah banget ya? Wah... semoga... suatu saat bisa bangun masjid lengkap sama hotel murah, restoran, dan sekolah. Iya, harus ada hotel murah, biar nanti kalau ada traveller yang lagi singgah bisa nginep di sana. Tiap magrib ngasih subsidi untuk buka puasa di masjid. Travellernya boleh makan di sana. Seru banget.
Senin, Mei 08, 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 any question or statement?:
Posting Komentar