Senin, April 24, 2017

Day - 2 | Hari ini cemas lagi

Diposting oleh ghea utari di Senin, April 24, 2017
Ciledug, 13 April 2017

Ini tanggal 13. Sudah jam 9 pagi dan belom ngirim kerjaan. Oke, jam setengah 10 harus udah selesai.

Jam 12 belom selesai. OMG. Belom selesai packing! Mana ini laptop lemot banget.

Jam 14... belom selesai juga. hmm. Jam 15 Maksimal!

Jam 15.30, ! Sent! Alhamdulillah...

Ngacir ke supermarket deket rumah. Beli makanan dan obat-obatan yang perlu dibawa.  Done! Balik.

Tapi.. wait, puter balik. Masuk ke Akasia.

Di mana ya? Kayanya saya sudah terlalu lama nggak ke sini.

Itu dia.

Hai Ayah, apa kabar?
Besok genap 6 tahun kepergianmu, aku malah nggak ada di rumah nemenin mama.
Aku masih ingat wajahmu yang kaku, perlahan-lahan tertutup tanah merah.

Apa kabar, Yah?
Anakmu besok mau pergi jauh. Doakan lancar.
Doaku selalu untuk mu. Jangan marah ya, aku tinggal.

---

Di bandara...

"Ati-ati lho kamu.."
"Awas barang-barangnya jangan ketinggalan"

---

"Yaas, walaupun udah webcheck in, tetep ke tempat check in ya?"
"Yas, kalau udah naro bagasi, ke imigrasi ya?"
"Yaas, dirimu di mana? Kok ngga ada?"

*Akhirnya jumpa lagi sama Tyas*

"Tyaaaass!!! Woaaa kerudungnyaa..." 

---

Sebenarnya.. perjalanan ini agak sedikit mengganjal:

1. Nggak enak sama Tyas karena seharusnya bukan saya yang berangkat,

2. Nggak enak sama Tyas (lagi) karena pekerjaan saya belum semuanya tuntas (dan nggak yakin akan tuntas sampai waktu yang tidak ditentukan) sehingga banyak yang belum saya siapkan untuk perjalanan jauh ini,

3. Nggak enak sama Tyas (lagi 2) karena saya belum pernah ke luar negeri, jadi belum terlalu tahu apa yang harus dilakukan

4. Nggak enak sama Tyas (lagi 3) karena saya tidak semahir Tyas atau orang-orang lain yang mengidamkan Eropa. Saya hanya ingin berjalan di muka bumi yang lain. Jadi, saya tidak tahu apa-apa soal Eropa.

5. Nggak enak sama Tyas (lagi 4) karena saya nggak bantu apa-apa soal booking hotel dan bus. Semacam parasit aja yang nempel. 

6. Nggak enak sama kantor karena pekerjaan saya belum selesai,

7. Nggak enak ninggal mama lama-lama di rumah,

tapi kalau nggak berangkat, sayang sama tiket yang sudah dibeli,

sayang melewati kesempatan untuk berkotemplasi...
Mba Zia bilang, saya butuh liburan..

Serba salah.

Kata Mute, hidup itu bukan pilihan, bukan juga soal memilih, melainkan dipilihkan. Tuhan yang memilihkan. Mungkin ini sudah pilihan-Nya.

---

Ciledug, 24 April 2017,

Ya Allah, engkau yang paling tahu apa yang aku cemaskan.
Bantu aku, aku mohon.

Jika memang bukan di sini jalanku, beranikan aku untuk tersasar ke luar zona nyaman. Beri aku petunjuk untuk mencari "rumah baru".

Ke mana-mana ku lihat seperti hantu. Kampus sudah tidak lagi menyenangkan. Kerja sudah tidak lagi membuatku merasa bermanfaat.. Mengajar sudah lama aku tinggalkan.

Aku merasa paling bodoh dan tidak bermanfaat.

Jika aku harus belajar di sini, lindungi aku, bantu aku, jauhkan aku dari rasa malas dan ogah-ogahan. Jauhkan aku dari rasa takut.

Dekatkan aku pada pilihan terbaikmu.

Ya Allah, aku cemas. Kau paling tahu, aku tahu.
Ya Allah, tunjukkan aku ke jalan yang lurus. Engkau tahu. Aku meminta.

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei