Saya tidak terlalu peduli dengan penampilan. Makanya, kalau ada orang lain yang ribet soal penampilan, apalagi maksa saya pakai make up, frustasi saya akut. Bahkan seringkali 3x pakai hapus. Lebih sering, ujung-ujungnya hanya bedak dan lipstik. Even di kondangan atau wisuda saya sendiri.
---
"Emang induction di ajarin apa aja sih win?" Tanya saya ke adik kelas sekaligus rekan kerja saya di tempat yang baru.
"Ya, macem-macem kak, product knowledge, brand knowledge, seminar kecantikan, beauty class.. waktu itu aku malah disuruh pura-pura jadi Beauty Adivsor (itu lho, mbak-mbak penjaga counter alat-alat make up semacam wardah)"
Wait wait wait wait... what?
Selama ini saya lupa sedang bekerja di perusahaan kosmetik. Huhu.. kan dandan cuma boleh buat suami, ga boleh buat orang lain.. huhu *alesan

0 any question or statement?:
Posting Komentar