Senin, Maret 18, 2024

Benang - benang kusut konflik dunia

Diposting oleh ghea utari di Senin, Maret 18, 2024

Biasanya, saya menulis di sini karena ada hasrat untuk menulis. Tapi kali ini... ingin menulis saja. Sekalian bertanya-tanya, ujungnya ke mana? Apa sebenarnya China sudah tahu kalau akan ada ethnic cleansing di sana sehingga mereka putuskan untuk menyerang semua negara dengan virus tersebut agar perekonomian "lawan mereka" lumpuh? Tapi kalau iya, kenapa? Sebatas hubungan kemanusiaan? Tapi kalau bicara tentang kemanusiaan, jumlah orang meninggal akibat ini semua berjuta-juta lebih banyak. Kalau bukan karena kemanusiaan, karena apa? Apa ini benar-benar hanya karena minyak? Segitu rendahnya kah martabat orang-orang pemilik kekuasaan yang menghalalkan segala cara hanya untuk minyak? 

USD  160 milyar --> 0 nya ada... 15 --> ~3000 trilyun minyak dari 8000 trilyun gas!

itukah harga manusia hidup?

Akan ada kuasa Tuhan yang tidak terlihat. Berapa uang yang kalian sudah habiskan huh?

Aku hanya berdoa, semoga penguasa-penguasa kalap mata itu dilembutkan hatinya. Mereka pikir itu akan membantu dunia dan menguatkan power mereka. Seolah-olah di tangan merekalah dunia ini tergantung. Padahal sekali-kali tidak. Hanya Tuhan tempat ku bergantung. Sudah banyak cerita-cerita 

Fir'aun terdahulu. Adam turun ke bumi 6000 tahun sebelum masehi. Kisah tentang murkanya Tuhan itu memang tidak setiap tahun. Mungkin hanya 2 x? Ketika banjir bandang yang tingginya sampai setengah gunung di zaman nabi nuh, dan ketika Musa membelah lautan lalu Fir'aun dan sekutu-sekutunya tenggelam. Kejadian nabi Nuh itu mungkin sekitar 4000 SM, nabi musa 1500 SM. Ada jarak 2500 SM di antara dua kejadian besar yang disebabkan oleh murkanya Tuhan. Kenapa mereka tidak belajar? Apa mereka lebih percaya kepada Dajjal?

Aku tidak berdoa agar mereka terjatuh. Tapi aku berdoa, agar mereka dilembutkan hatinya. Bukan demi mereka, tapi demi rakyat mereka yang pajaknya dipakai untuk hal yang sia-sia.

Semoga mereka dilembutkan hatinya, agar tidak lahir generasi pembenci, seperti yang sudah terlihat saat ini. Generasi yang tidak mengerti indah dan damainya dunia karena brainwash yang tidak masuk akal. Generasi ini akan membunuh dan menggerogoti tubuh mereka sendiri. Apa yang diharapkan dari generasi pembenci seperti itu? Negara itu akan mati karena orang-orang mereka sendiri? Apa mereka memang mau seperti itu? Bahkan negara superpower pun akan mati hanya karena orang-orang bodoh seperti itu. Tidak akan ada lagi event-event olahraga yang menyatukan dunia. Karena semua tidak lagi sama. Jadi sampai mana ujungnya semua ini?

Ya Tuhan, lindungi kami semua dan berilah kemenangan kepada kebenaran. Aamiin.

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei