Kenapa ya, akhir-akhir ini saya merasa akhir zaman mendekat?
Banyaknya musibah yang asalnya dari tangan manusia, juga banyaknya musibah dari Tuhan yang datangnya terlalu cepat dan tidak diduga-duga..
Sebagai orang yang saat ini bekerjanya lebih dekat ke bagian marketing, mau tidak mau saya jadi belajar mengamati pasar. Dulu, brand perusahaan saya bergerak untuk menggerakkan kebaikan. Sekarang tuh agak bingung ya.. ingin menggerakkan ke kebaikan, tapi orang-orangnya seperti lagi tidak tergugah untuk menggerakkan kebaikan. Lagi suka yang happy-happy, independen, rebel, ga mau diatur, kayak punya pemikiran sendiri..
Banyak "batasan-batasan" yang di trabas oleh brand-brand pesaing saat ini. Mereka benar-benar "jualan", jadi mereka ngikutin pasar. Pasar suka korea, jadi masuk ke pasar korea. Pasar suka pembicaraan yang ceplas ceplos, mereka pun masuk ke sana. Jadi semacam ga ada filter dari mereka, brand besar, untuk ikut menggerakkan kebaikan. Seolah-olah filter di televisi jadi hambatan untuk kreatifitas. Seolah-olah batasan-batasan sosial jadi hambatan untuk berpendapat.
Idealis banget ya kedengarannya?
Mungkin karena orang sudah jengah dengan kemunafikan ya. Dibohongi sana - sini. Yang minta difilter ternyata mereka yang ga punya adab. Yang minta "jangan ini itu" malah mereka yang suka ini itu. Bullshit aja gitu jadinya. Jadi orang pengen yang pasti-pasti aja gitu, yang apa adanya, ga dibuat-dibuat. Jangan salah, rebel bukan berarti ga tulus lho.. Intinya.. kayanya sekarang tuh orang ga mau babibu dibohongin aja gitu..
Doa saya akhir - akhir ini..
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami lalai.
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya.
Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami.
Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."

0 any question or statement?:
Posting Komentar