Senin, September 19, 2022

Hasil Nguping di Menantea

Diposting oleh ghea utari di Senin, September 19, 2022

Maunya anak ga main gadget mulu, tapi kerjaan ga kelar-kelar. Untung ayahnya pulang. Mereka renang, saya pergi melipir ke Menantea sambil kerja.


Di sana, ada dua orang ibu-ibu yang habis olahrga baru datang. Si ibu itu dapat telfon dari teman yang curhat bahwa mereka merasa akan terkena lay off. Si ibu-ibu ini juga termasuk yang sudah di lay off, jadi temannya meminta saran.


Ibu-ibu ini bilang, tanpa sengaja dia tahu bahwa yang di lay off adalah mereka yang berpenghasilan "gendut". Di dalam kantor mereka, ada banyak ex perusahaan semi asing yang datang, salah satunya adalah si ibu ini. Tanpa dia sengaja, dia tahu bahwa gaji ex perusahaan semi asing ternyata 3x dari gaji perusahaannya sekarang. Itu menjawab rasa penasarannya, kenapa harus dia yang di lay off, kenapa harus temannya yang banyak berkontribusi ke perusahaan dan punya performance paling bagus juga harus di lay off.


Lalu dia berhitung, ternyata uang "pensiun" nya sama dengan satu tahun gaji karyawan eksis dengan level yang sama.


Dia masih dalam masa "healing", berusaha mencerna apa yang sedang terjadi sambil memikirkan masa depan.


Serem ya. 


Lalu saya keluar, melihat seorang bapak naik Ayla mengantarkan anaknya beli Menantea. Di samping saya, seorang bapak mengendari motor supra sedang menuju keluar area ruko. Sambil naik motor, saya lihat orang-orang masih bahagia hanya dengan minum kopi seduh dari penjual bermotor sambil duduk-duduk di rumput.


Saya langsung menganggap keputusan saya untuk tetap tanda tangan, walau hanya jadi karyawan kontrak, adalah keputusan yang benar. Memang manusia, lebih banyak mengeluhnya dan kurang bersyukur. Padahal bahagia bisa dibuat sederhana.


Semoga kita semua selalu diberikan jalan keluar dari setiap kesulitan. Aamiin.

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei