Minggu, Februari 18, 2018

Diposting oleh ghea utari di Minggu, Februari 18, 2018
Dulu James, teman SMA saya, pernah berdiskusi dengan anak-anak cowo lainnya. Saya mendengarkan dari kursi sebrang.

"Rasanya mati gimana, ya? Jangan-jangan habis mati, waktu bangun, terus kita nanya, 'wah aku ada di mana?' Atau cuma ngerasa kayak bangun tidur aja? Jangan-jangan sekarang ni gue habis mati semalem? Gitu aja terus sampai kiamat"

Iya. Saya memang pengingat yang baik untuk hal-hal yang tidak terlalu penting untuk hidup saya dan orang lain.

---

Kemarin waktu tes DOPE, saya shock. Yang saya shock bukan karena kecenderungan personality saya yang condong ke Dove (nggak mau nyari masalah) dan Peacock (ngerasa hidup kalau ketemu sama orang). Yang bikin shock adalah.. nilai personality saya mendekati 0, yang mana.. itu berarti, saya sebenernya nggak terlalu punya kecondongan terhadap salah satu kepribadian. Flat.

Apa saya mulai merasa nggak hidup lagi? What's wrong?

---

Pagi ini saya bangun. Merasa aneh. Seperti ritual bangun saya biasanya, memastikan kalau saya masih hidup, lalu bingung apakah harus bersyukur atau tidak. Bersyukur karena masih diberi kesempatan. Tidak, karena saya takut bersalah lagi. Yang harusnya jadi kesempatan, malah jadi menambah dosa.

What's wrong?

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei