Disuruh buat PR oleh Pak Salman. Autobiografi 3 tahun ke depan.
---
Ciledug, 25 Maret 2020.
Setelah Belanda, Jerman, Finlandia, dan US, akhirnya bisa juga ke Jepang. Hihi. Selain memang karena mau berlibur, sekalian juga mau melihat tren manusia-manusia di sana.
Sekarang perusahaan kami sudah masuk ke pasar Asia Tenggara. Demand beberapa negara lain pun sudah mendesak kami untuk masuk ke negara itu. Untung sudah saya baca kembali buku mengenai Business Global yang dulu kita singkat menjadi... Binal. Haha. Dasar, kelakuan.
O iya, tim kami masih lengkap. Bahkan bertambah. Gara-gara tim ini, saya jadi pribadi yang luar biasa berkembang. Saya belajar ketenangan dan positive thinking dari Anin, membuat saya tidak melulu curiga lalu cemas. Sehingga, kini bisa menjadi skeptis yang lebih baik.
Belajar juga estetika yang mendetail dari Iefty. Jadi, tulisan dan analisis saya menjadi lebih mudah terbaca dan tercerna. Jangan bilang-bilang, ya.. saya juga belajar menekan orang dari Iefty, biar nggak ada di posisi yang lemah terus. Hehe.
Mba Anna yang jauh di sana orangnya kritis banget. Geraknya cepat. Sering banget saya harus roaming kalau ada kuis mendadak dari Mba Anna. Misalnya, "Ghe, posisi utang kita berapa?" "Ghe, kenaikan sewa mobil dari tahun lalu berapa %". Huaha. Gara-gara itu, sekarang saya jadi lebih prepare. Kalau ada kuis dadakan lagi, bisa langsung buka contekan.
Dan karena tim ini makin lama makin kompak dengan departemen lain, saya jadi bisa lebih bijaksana. Jadi lebih bisa mengontrol emosi, mengontrol nada bicara: kapan harus nada tinggi yang tidak menyakiti, dan kapan harus nada rendah yang tidak lemah.
Sungguh, benar-benar pelajaran berharga yang bisa dibawa pulang ke rumah untuk menghadapi si suami dan si anak bayi yang sering minta diperhatikan. Sekarang, bisa S2 dengan tenang. Sistem ERP sudah lebih smooth, walau masih ada beberapa yang perlu disempurnakan. Prosedur kerja sudah ada, jadi tinggal mereview apa yang ada. Akhirnya, alokasi waktu untuk bekerja, belajar, dan berkeluarga jadi lebih baik sekarang. Akhirnya, B ke 4, beribadah, terasa lebih sempurna.
---
Cerita di mimpi belum tamat, eh mama langsung nanya, "Nama direksi kamu siapa mba?"
"Pak Salman?"
"Nanti anaknya mba Ghea dikasih nama Salman aja, biar kayak raja Salman"
*trus kenapa nanya nama direksi maah?? :'')
Sabtu, Maret 25, 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 any question or statement?:
Posting Komentar