Akhirnya ke IKEA! Pecah telur juga ke IKEA minggu lalu.
Well, jarak dari rumah saya ke alam sutera itu super duper deket, kalau saja nggak ada perumahan atau pertigaan yang bikin macet. Dulu banget, jalan menuju ke alam sutera yang paling dekat adalah lewat pertigaan Paku Jaya. Itu pertigaan sudah semacam satu-satunya pintu masuk surga, semua orang lewat sana. Padahal, lebar jalannya nggak memungkinkan untuk dua mobil bersimpangan di pertigaan jalan. Alhasil, jarak yang nggak sampai 500 m, bisa ditempuh sampai 2 jam. Luar biasah.
Setelah drama macet-macetan melalui pertigaan Paku Jaya itu, saya baru tahu ada jalanan lain yang bisa dilewati. Jalan itu kami temukan tidak sengaja. Waktu itu saya, Ibu saya, dan mba saya hendak pergi ke Cilegon. Sudah nggak zaman lagi sekarang pergi ke Cilegon lewat tol kebun jeruk. Sekarang zamannya ke Cilegon lewat tol Serpong.
Di pagi itu, kami penasaran dengan satu jalur yang nggak pernah kami lewati. Jalanan itu semacam jalan misteri bagi kami selama berpuluh-puluh tahun. Ada aura terselubung dibalik jalan misteri itu.
hmm.
*okeh mengenai aura itu saya cuma bercanda. hehe.
Intinya kami penasaran banget itu jalan akan tembus ke mana. Dengan mengucap kata bismillah, kita lewatin juga jalanannya. Kecil. Masih banyak pohon-pohon. Banyak lubang. Banyak ilalang. Asing.
Lalu sampailah kita kepada jalanan lebar dan beraspal. Pohon-pohonnya besar dan rindang. Jalur sepeda dipamerkan di pinggir jalan. Rumah-rumahnya bagus dan megah. "Ini kita lagi di Surga ya, Mah?" si mba saya di belakang pun berkaca-kaca sambil berkata, "Waaa....." Mama saya sepertinya nggak sabar mau nyanyi, "Oh happiness... is in.. Alaam Sutera.. My better future... My destiny... Here I stay.. here I grow up.. here I succeed......"
Ternyata sudah sampai Alam Sutera!
Huaa huaa huaaaaa. Nggak nyangka kita ketemu dengan jalan tembus ini. Setelah itu, saya lewat jalan ini setiap kali hendak berangkat les brevet.
---
"Yah, jalannya ditutup". Ini kali dua kami lewat jalan tembus menuju Alam Sutera, dan kali kedua juga jalannya ditutup. Katanya ada perbaikan jembatan. Yah.
Dengan berbekal maps, kita pun cari-cari jalan tikus. Nggak ada yang salah sampai akhirnya... ketemu Pasar Malam!
Ah, nggak apa-apa. Tenang. Masih bisa lewat.
Ehm.
Tapi itu kenapa kok nggak ada jalan ya? Itu, kenapa masuk komplek orang? Ini kenapa jalannya cuma ada satu? Itu kenapa ada mobil dari arah sana?
Aargh.
Setelah hiruk pikuk pasar malam yang mendebarkan ini, masuklah kita ke komplek orang nan sepi. Saya pun hanya bisa ngikutin petunjuk si maps.
"Mbaa! Stop! Kayanya nggak mungkin kita pergi ke situ" Si Maps nunjukkin jalan super kecil. Ibarat kata di film tom & jerry, ini jalanan kayak pintu masuk ke rumahnya si Jerry. Kecil bener.
"Mama, tenang. Itu di belakang kita ada mobil juga. Jadi harusnya kita bisa lewat sini mama, tenang"
Yes, bener, Alhamdulillah. Ternyata cuma pintunya aja yang kecil. Masuklah kita ke kompleks lainnya. Rumahnya gede-gede bener. Pondok Indah kalah. Gelap banget tapi jalannya. Ini di mana broh?
Mboh.
Yang penting, ternyata, ketika keluar, kita sudah ada di jalur utama BSD. Huaaa. Alhamdulillaah. Tapi bro, ini jalur utama BSD. Menuju ke IKEA, mesti ngelewatin macet-macetan. Haaaaaaa.
Jam 19.10 dari rumah, jam 21.15 sampai juga ke IKEA. 2 jam 5 menit broh. Mana tutupnya jam 22. Haiish.
Nggak apa-apa. Yang penting pergi ke IKEA. Alhamdulillaah.
---
Minggu depannya, kami pergi lagi ke sana. Ngincer meja yang minggu lalu kami liat. Kali ini bareng Mas Randi.
Berangkat jam 19.15. Karena kita-kita ini anak yang penurut, mama minta lewat si pertigaan Paku Jaya yang super duper macet itu pun kita turutin.
Dan temen-temen tahu apa yang terjadi?
Ternyata sudah dibangun jalan tembus oleh developer! Jadi kita nggak perlu lewat pertinggan kecil macet itu lagi. Ada jalanan lebar yang dibangun sebelum pertigaan itu. Hoaoaoaoa. Daaaan. Kita pun berhasil sampai sana pukul 19.40. 25 menit!
Huaaau. Luar biasaaah. Ternyata pergi ke IKEA jadi lebih mudah dan cepat sekarang! Terima kasih Alam Sutera! Kalau Gedung Sport Centrenya nggak mahal, saya nikah di sana deeh sebagai rasa terima kasih sayaa. *Ngarep *Kode garis keras
Senin, Januari 16, 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 any question or statement?:
Posting Komentar