Lagi denger penjabaran surat Al-Ikhlas dari Pak Quraish Shihab, saya jadi ingat percakapan saya dengan seoarang teman yang non muslim. Diskusi santai.
Ketika itu dia bercerita bahwa orang muslim salah tangkap mengenai Yesus. Menurut orang muslim, tuhannya kristen itu ada tiga, Yesus, Bapa Allah, dan Roh Kudus. Padahal bukan, katanya. Mereka menganggap Yesus, Bapa Allah, dan Roh Kudus adalah satu kesatuan. Menurut dia, kata esa dari suatu bahasa lama memiliki arti bukan satu, tetapi tritunggal, tiga bagian dalam satu kesatuan, seperti tulang, daging, dan kulit yang menjadi sebuah kesatuan manusia.
"Mmm... setau aku, ada satu surah di kami, namanya Al Ikhlas. Di surat itu disebutin kalau Allah itu bukan esa, tapi ahad, yang artinya satu.."
Banyak orang non muslim yang mengatakan bahwa apa yang islam pelajari itu sering tidak dipahami oleh orang muslim itu sendiri, misalnya saja kata esa tadi. Mungkin karena mereka sering mendengar kalimat bahwa Allah itu Maha Esa. Padahal, mereka nggak tahu, di surat Al Ikhlas, yang disebutkan bukanlah Esa, namun Ahad.
Tapi teman saya itu juga nggak salah, kalau banyak orang muslim menganggap bahwa tuhannya kristen itu ada tiga. Salah satu dari banyak orang muslim yang salah anggapan itu adalah saya.
Poinnya, nggak boleh langsung men-judge orang lain. Masing-masing punya kepercayaan, dan yang saya percayai, Allah itu satu, tunggal. Yang namanya sudah kepercayaan, nggak bisa diutak-atik. Jika ada yang salah persepsi, tinggal diluruskan. Kalau sudah jelas tapi masih dianggap salah, ya, udah, case closed. Itu sudah urusan masing-masing. Mau sampai kiamat datang pun, nggak akan ada yang berubah. Masih ada hal lain yang lebih penting yang harus diselesaikan dibanding debat yang jelas tidak ada penyelesaiannya. Yang penting sudah sama-sama memberi tahu. Betul tidak?

1 any question or statement?:
Betul Geh
Posting Komentar