Kamis, Juni 09, 2022

Update Menjelang 30+

Diposting oleh ghea utari di Kamis, Juni 09, 2022

Menjelang 30+, banyak banget perubahan yang saya rasakan.

Dulu suka makan bubur nggak diaduk, sekarang lebih suka makan bubur diaduk.

Dulu selalu bingung kenapa orang suka banget melihat bunga, sekarang sampai beli mouse pad yang gambarnya bunga.

Dulu suka nggak enak hati kalau mau marahin orang, sekarang, kalau memang saya rasa sudah kelewatan, rasanya semacam "bodo amat, biar kamu juga rasain ga enaknya digituin". Bukan biar si orang itu dapat balasan, tapi semacam mau si orang itu tahu kalau dia salah.

Dulu pengen tahu banyak hal, sekarang banyak banget bodo amatnya dan mulai fokus sama apa yang dikerjakan.

Dulu baper banget kalau chat ga dibales, sekarang walau ga dibales tp saya udah mau nanya lainnya, ya udah saya chat aja banyak banyak. Yang penting kita udah ngasih tau. Perkara dia belom bales ya udah. Dan ga mau tahu juga alasannya. Karena dia sibuk ya udah, atau karena dia ga suka sama saya.. ya bodo amat.

Ini kah yang namanya mature?

Tapi akhirnya saya bisa kasih wejangan ini ke anak-anak di kantor. Bahwa... emang mikirin "apa yang orang lain pikir soal aku" tuh bikin resah dan takut mau ini itu. Lalu saya tanya ke mereka seperti apa yang konsor tanya kepada saya.

"Kamu takut kenapa?"

"Misalnya ketakutan kamu benar, kamu akan melakukan apa?"

"Kalau kamu melakukan itu, kira-kira apa yang akan terjadi?"

"Kalau hal buruk yang akan terjadi dan kamu sudah tahu itu akan terjadi, kamu akan melakukan apa lagi?"

"Kamu bisa melaluinya? Lalu, apa yang kamu takutkan?"


Mungkin dulu kita hidup terlalu mengikuti pola dan membandingkan.

 

Seorang subordinat saya cerita, dia bingung. Kenapa teman-temannya sudah keliling ke berbagai divisi, tapi kenapa dia masih di situ-situ saja. Lalu saya bilang, "Bikin lingkaran itu memang bisa dimulai dari bikin kelilingnya lalu kita arsir. Tapi, kita juga bisa kan bikin lingkaran dari bulatan kecil yang kita putar putar dan makin lama makin besar. Atau mungkin kita ga putar-putar, justru si lingkaran kecil itu yang membesar sendiri. Nah, bisa jadi kamu si lingkaran kecil itu. Cuma karena kamu tumbuh dari dalam, kamu jadi nggak sadar, betapa luasnya kamu sekarang."

 

Dan kamu tahu apa yang akhir-akhir ini membuat saya happy selain melihat bunga? Saya happy sekali melihat subordinat saya bisa mandiri dan mencoba berani menembus potensinya, dan mereka bisa.


"Kok muka kamu cerah banget?" tanya ibu saya. Iya, saya happy, banget.

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei