Senin, Januari 15, 2018

Diposting oleh ghea utari di Senin, Januari 15, 2018
Bagaimana rasanya hidup di antara orang-orang yang beruntung?

IRI!

Iri, kok mereka menawan, punya banyak uang, sering ke luar negri, pintar, baik hati, soleh, punya banyak teman baik, bisa bekerja di luar negri, dapat beasiswa ke luar negri dan banyak yang me-love instagramnya.

Iri, kok saya ga pernah bisa dapet beasiswa, selalu lambat kerja, selalu bikin orang kesal, susah bikin orang tua senyum, ngerepotin, dan cuma sedikit yang me-love instagram.

Katanya, disuruh sabar.

"Dan bersabarlah menunggu ketetapan Tuhanmu, sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri. Dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang" (At-Tur : 48 - 49)

---

Seringkali saya merasa memang mungkin ketidakbisaan saya ini adalah keberuntungan itu sendiri, saking seringnya saya mengalami, saking seringnya dibilang ini itu yang bikin ga enak di hati. Masalah mau ke luar negri, itu soal keinginan dan niat untuk apa perginya. Uang bisa dicari. Kalau nggak bisa karena beasiswa atau perjalanan dinas, ya, kumpulin uang sendiri. Mudah bukan? Ngga usah manja, ngga usah iri. Disyukuri, dinikmati. Yang sabar. Ngga usah buru-buru kalau kata Iefty.

Toh, bukannya selama ini memang seperti ini?

Bismillah.. hempaskaan pikiran negatif. Jauhiiiin iri hati. hush hush. Fokus ke urusan pribadi. fokus. Ngga usah mikirin orang lain. fokus. hush.

---

Ciledug, 15 Januari 2018.
01.38 pagi.

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei