Kamis, September 29, 2016

Cerita soal si Raksasa Item

Diposting oleh ghea utari di Kamis, September 29, 2016
Kembali ke... 12 tahun yang lalu.

Saya punya teman, tinggi badannya tidak semampai, cenderung kecil. Suka dikata-katain sama teman-teman. Saya, sih, fine-fine saja duduk sama dia. Terserah teman-teman mau bilang apa.

Nggak ada yang aneh sampai tiba-tiba ada raksasa, tinggi, item, matanya sayu, nggak ganteng-ganteng banget, saya lihat dia bercakap-cakap dengan teman saya yang cenderung kecil itu. Bahasanya beda, nggak kayak teman-teman lain yang cenderung memandang teman saya yang cenderung kecil itu agak sebelah mata. Se-sederhana itu, saya tahu bagaimana rasanya kagum. Lama-lama suka. Lama-lama..

Jangan tanya saya sudah berapa banyak yang curhat ke saya tentang bagaimana mereka kagum dengan si raksasa item ini. Bikin saya jadi serba salah. Jadi, yang bisa saya lakukan hanya diam-diam..

Diam-diam curi-curi waktu untuk memandang ketika kelas satu.
Diam-diam melewati depan kelasnya hanya untuk berharap dia ada di luar dan saya bisa bilang, "Woy" kepada dia ketika kelas dua.
Diam-diam mengamati dia yang nggak suka pakai singlet dan memilih untuk pakai kaos sebagai dalaman.
Diam-diam menyoraki dia dari lantai dua ketika dia sedang bermain bola di lapangan.
Diam-diam memandangi dia yang sedang latihan paskibra tanpa sadar bahwa saya sedang berjalan dan hampir menabrak tiang.

Juga diam-diam patah hati, setidaknya lebih dari satu kali.

Makanya, saya ndak mau lagi patah hati. Pelariannya, bilang si A ganteng, B juga, C apalagi, pokoknya apapun yang bisa buat saya lupa. Sampai ya, benar-benar bisa berlari saya, ketika saya merasakan namanya pacaran (kalau itu bisa dibilang pacaran) dengan orang lain (akhirnya).

Dalam hati, cukup, he is the one. Saya mau menikah dengan orang ini.

Ah, tapi.. masih terlalu muda. Masih belum dewasa. Masih sering banget cemburu. Posesifnya berlebihan. Masih sering ngambek. Ya, intinya saya sendiri merasa nggak pantas pacaran. Daripada saya lelah, capek sendiri, sudah saja.

Nggak mau pacaran. Capek.

---

Siapa yang menyangka, saya masih bisa minta bantuan si raksasa item ini untuk nemenin survey malem-malem.

Siapa yang menyangka, saya masih bisa mengajak si raksasa item ini makan dan ngobrol-ngobrol nggak jelas ketika saya sedang berada di level jengah untuk berpacaran, tanpa dia tahu saya sedang berpacaran (kalau itu bisa dibilang pacaran).

Dia memang asik. Sebagai teman saja. Mantan-mantannya terlalu cantik buat disaingi. Lebih sederhana seperti ini.

---

Siapa yang menyangka juga kalau saya tetap patah hati lagi gara-gara si raksasa item ini. Hah, baiklah, semoga dia bahagia. Saya nggak mau pacaran. Bye.

---

Siapa yang menyangka lagi, Pungky diterima di UIN. Wisudanya juga di UIN. UIN itu di Ciputat. Deket rumahnya si raksasa item. Wah, ini sih bakalan padet buat parkir kalau lagi wisuda.

Buka line. Cari-cari nama teman yang rumahnya di Ciputat untuk numpang parkir mobil. Gagan: Ga punya. Randi: ADA!

*telpon*

*ga diangkat*

*penonton kecewa*

---

"Kenapa Ghe? Tadi gw lagi di jalan"

Si raksasa item ini telat bales pesan di Line. Telat sih. Tapi nggak telat, untuk memulai percakapan yang berlanjut ke ajakan mengunjungi seorang teman yang saya sangat respect, Nana. Nggak telat juga untuk bercerita hal-hal lain.

Juga nggak telat buat nerima ajakan menjalin hubungan, walaupun ngajaknya kayak orang ngajak main kelereng.

Yah, pacaran lagi deh. Semoga saja si raksasa item ini nggak bikin saya patah hati untuk kesekian kalinya.

---

Ternyata sudah lama juga, 12 tahun kenal. Masih sama. Masih sederhana. Semoga nggak banyak berubah, makin soleh, makin dewasa, makin bisa berhemat, makin bisa bertanggung jawab.

Hey, selamat ulang tahun si raksasa item! Mas kesayangan! Calon suami idaman! 

Dari ghea yang suka ngambek.

Ini cerita didedikasikan buat yang sedang ulang tahun hari ini.

Sekian.

Salam diamond, susu segar.

---

Swadarma, 29 September 2016.
Ditulis sambil bikin report ke direksi.

Keren kan :)

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei