Sabtu, Februari 20, 2016

Random

Diposting oleh ghea utari di Sabtu, Februari 20, 2016

Seorang kawan pernah bercerita, tentang dirinya yang sedang putus cinta. Kepada tukang becak dia bertanya, "Apa perempuan yang Bapak nikahi adalah orang yang Bapak sayangi?"

Nyatanya memang tidak semua berakhir seperti FTV. Tapi apa salahnya jika kita berharap dapat bersanding dengan orang yang diam-diam kamu perhatikan dari lantai dua sekolah ketika dia sedang bermain bola di lapangan? Atau dengan orang yang ternyata disukai oleh sahabatmu dan kamu lebih memilih bungkam, kemudian mencari pelampiasan dengan berkata "aku suka A, si A ganteng" "ih, si B lucu"?

Walau belum tentu juga orang yang kamu idamkan adalah dia yang terbaik, atau membuat lebih baik. Cinta memang begitu. Tetap buta, walaupun bagi orang dewasa. Atau mungkin masih banyak orang yang berumur kepala dua ke atas namun belum bisa menelaah maknanya secara dewasa. Dewasa itu apa? Entahlah, saya masih belum tahu. Tolong tidak usah didebat. Pasti saya kalah.

Berharap boleh saja bukan? Asal tidak terlalu tinggi. Asal dua makhluk ini sama-sama saling berusaha menjadi yang pantas untuk masing-masing. Jika akhirnya tidak bertemu, seluruh dunia tahu akan berkata apa, "ya mungkin itu yang namanya belum jodoh". Lalu kita mungkin akan saling berkata "semoga kamu mendapatkan yang lebih baik dari yang terbaik".

Begitu.

0 any question or statement?:

Posting Komentar

 

Jurnal Biasa Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei